Tips Memperbaiki Motor Starter yang Rusak

motor-starter

Menghidupkan motor menggunakan starter memang mudah, namun apabila starter motor itu tidak berfungsi atau rusak tentu akan menyulitkan kita.
Kebanyakan untuk motor ber cc kecil masih ada engkol untuk menghidupkan mesin, biasanya untuk motor jenis sport fairing 150 cc keatas engkol ini sudah tidak dipakai ini akan menjadi masalah bagi kita.
Berikut ini tips memeriksa kerusakan yang terjadi pada motor starter.
1. Pemeriksaan batrei AKI
Kita cek kondisi aki masih berfungsi atau tidak, Gunakan alat AVO meter untuk mengecek kondisi aki tegangan yang di ijinkan adalah 12 Volt, jika kurang dari itu AKI bisa di Charge terlebih dahulu kira kira 1 jam dengan metode cepat apabila arus listrik tidak bisa mengisi sebaiknya aki kita ganti.
2. Relay Starter
Relay Starter berfungsi untuk memutus dan menyambung arus listrik dari batrei aki ke motor starter. Cara mengeceknya sambungkan kabel (+ dan -) jika terdengan suara "ctrak" berarti kondisi Relay Starter masih berfungsi dengan baik
3. Pengecekan Brush Starter (Arang Konektor)
Brus starter perlu kita cek, kondisinya sudah habis atau belum menurut buku panduan ke ausan yang di ijinkan adalah 4 mm.
4. Pengecekan Komutator
Membersihkan dan pengecekan pada komutator biasanya part ini sering kena debu, harus kita besihkan agar debu yang menempel bisa hilang. Jangan membersihkan dengan amplas karena dapat merusak permukaan komutator.
5. Pengecekan Arus Listrik
Cek menggunakan Avo meter ujung merah di hubungkan ke kabel motor starter sedangkan ujung hitam ke body bagian mesin, tekan tombol starter jika tidak ada arus listrik kemungkinan rangkaian dinamo ada yang rusak atau kabel ada yang putus.

Demikianlah tadi pemeriksaan starter motor yang bisa anda lakukan, Nah agar starter motor awet gunakan starter elektrik dan engkol secara berimbang cara ini bisa mengurangi kerusakan sistem starter.

No comments

Powered by Blogger.