Tips Mengganti Minyak Rem untuk Sepeda Motor

Master Rem Depan

Bagi pemilik sepeda motor yang sudah memakai rem cakram baik itu roda depan dan roda belakang, maka harus selalu kita perhatikan kondisi minyak rem yang berfungsi sebagai fluida dari proses pengereman. Banyak sekali macamnya minyak rem yang beredar di pasaran, anda harus paham mana yang cocok untuk sepeda motor kita.


Minyak rem yang berkurang bisa disebabkan berbagai macam, bisa seal master rem bocor, seal piston pada kaliper sudah aus. Sebelum kita isi ulang minyak rem ada baiknya kebocoran tersebut di perbaiki terlebih dahulu, karena nantinya sisitem rem tidak berfungsi maksimal.



Penggantian minyak rem tidak perlu menunggu minyak rem itu habis, pada dasarnya miyak rem tidak akan habis apabila tidak terjadi kebocoran di sistem rem, biasanya miyak rem akan turun sedikit akibat dari kampas rem yang sudah tipis, karena piston akan menonjol keluar sehingga volume minyak akan turun. Minyak rem idealnya di lalukan penggantian setiap 20.000 km.

Cara penggantian Minyak Rem untuk Sepeda Motor
  1. Buka kedua buah baut pada master rem.
  2. Pasang selang pada baut nepel lalu kendorkan
  3. Biarkan minyak rem mengalir lalu kencangkan kembali bautnya
  4. Tuangkan minyak rem baru pada master rem.
  5. Lakukan proses bleeding (memompa menghilangkan udara yang masuk).
  6. Pastikan volume minyak rem berada upper
  7. Pasang kembali tutup master dan pasang kedua buah bautnya.
Langkah langkah Bleding
  1. Siapkan selang transparan dan pasang pada baut nepel pada kaliper.
  2. Tekan tuas rem berulang-ulang dan tahan
  3. Kendorkan baut nepel maka minyak rem bersama udara akan keluar.
  4. Kencangkan kembali baut nepel.
  5. Lakukan langkah diatas sampai udara habis.

No comments

Powered by Blogger.