Masalah Akselerasi Honda RCV Belum Sepenuhnya Teratasi


Honda RC213V 2017
Honda RC213V 2017
Tahun 2016 merupakan tahun yang sulit bagi Marquez unutk mendapatkan feling di atas motor ketika keluar dari tikungan, motor Honda RC213V masih mempunyai kekurangan akslerasi saat keluar tikungan. Kurangnya daya cengkeram saat keluar tikungan, dialami semua pembalap yang menggunakan motor Honda. Marquez berharap menemukan solusi selama beberapa hari ke depan.

Pada saat tes sepang kemarin waktu setempat Honda RCV masih belum memiliki akslerasi yang mummpuni dan kecepatan puncak yang masih kurang. Marquez mengatakan tim telah bekerja pada mesin utuk mencoba meningkatkan akslerasi dan kecepatan puncak motor. Tes kemarin Marquez menempati posisi ke sembilan tertinggal satu detik dari pembalap tercepat casey Stoner, Marquez hanya memakai satu motor versi 2017, akan tetapi banyak stelan yang perlu diperbaiki untuk motornya membuat Marquez banyak menunggu di garasi.

Cal Crutchlow dari Tim LCR menjadi pembalap Honda tercepat yang berada di urutan ke enam di belakang Andrea Ianone dari tim Suzuki. Stelan mesin Honda yang terbaru dengan sistem pembakaran bigbang masih belum sempurna, tahun ini honda beralih ke mesin bigbang dari scramer untuk memperoleh karakter mesin yang halus saat corner dan exit keluar tikungan.

Penampakan motor Marquez saat tes sepang kemarin ada yang unik dari desain knalpot, knalpot menjadi lebih panjang mungkin bertujuan untuk meningkatkan topspeed. Livery anyar ini masih mirip seperti tahun lalu, hanya pada bagian tangki di labur warna putih kombinasi orange. Dengan ukuran knalpot memanjang  mesin difokuskan meraih putaran atas unutk mengincar top speed.

Dengan semakin panjang knalpot karakter motor tidak akan terlalu liar. Knalpot anyar Honda RC213V memakai SC-Project yang menggantikan Termignoni tahun lalu kita lihat saja apakah tahun ini bisa lebih baik dari tahun lalu.

No comments

Powered by Blogger.