Marquez Anggap Rossi dan Vinales Lebih Berbahaya dari Lorenzo


Marc Marquez
Marc Marquez
Juara Dunia MotoGP 5 kali asal spanyol, Marc Marquez menilai dua pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi dan maverick Vinales sebagai pesaing dan ancaman baginya pada musim depan. Peta persaingan MotoGP 2017 bakal mengalami banyak perubahan, banyak pembalap hebat memilih berganti Tim, kondisi tersebut dapat menguntungkan Marquez tapi sebaliknya dapat merugikan pula. Marquez berbicara tentang dua pembalap Movistar Yamaha bisa menjadi pesaing yang cukup berat, terlebih Vinales mampu menjadi pembalap yang tercepat dalam dua sesi tes akhir musim yang di selenggarakan di Valencia beberapa waktu yang lalu.

"Tidak akan sulit menemukan motivasi untuk MotoGP 2017 karena saya didorong oleh fakta bahwa banyak pebalap yang berubah produsen, "ucap Marquez di kutip dari Motorcycle News.
Untuk juara dunia 2015 Jorge Lorenzo, Marquez menganggapnya sebagai pesaing, namun dia merasa Lorenzo masih butuh adaptasi dengan motor Ducati. Musim depan Lorenzo akan menjalani musim pertamanya sebagai pembalap Ducati setelah sebelumnya menjalani karier bersama Yamaha. Juara dunia tiga kali kelas primer itu sudah mencoba motor barunya usai balapan pamungkas di Valencia lalu.

"Yamaha akan sangat kuat dengan kedua pembalapnya dan Jorge dengan Ducati. Tantangan terbesar saya akan datang dari Vinales/Rossi atau Rossi/Vinales. tambah Marquez.
Banyak pertanyaan yang dilontarkan ke Marquez dengan fenomena banyaknya pembalap yang berganti pabrikan tahun 2017. Sebut saja Lorenzo, Andrea Iannone, Vinales, ditambah pasukan KTM dan Aprillia. 

"Banyak pembalap berubah produsen dan sedikit yang menghabiskan seluruh karier mereka dengan satu pabrikan. Dalam hati saya, untuk saat ini, hanya mengatakan untuk tetap bertahan dan memercayai Honda. Dalam 5 tahun ke depan mungkin saya akan memiliki motivasi lain, tetapi tidak sekarang," pungkas pengoleksi tiga gelar juara MotoGP tersebut.

Marquez juga berbicara soal Andrea Iannone, pembalap kebangsaan Italia yang tergeser dari Ducati dan kemudian berlabuh ke Suzuki. Secara khusus ia membahas soal gaya membalap Iannone yang menurut beberapa pihak terlalu agresif.
"Saya menyukainya karena Andrea selalu memberikan perlawanan sengit. Ia sangat agresif, kami butuh rider seperti itu. Di Valencia ia juga tidak terpaut jauh dari Honda saya," tutup Marquez.

No comments

Powered by Blogger.