Fungsi Colant Untuk Radiator



Beberapa pemilik sepeda motor sering mengisi radiator dengan air biasa, karena di anggap murah dan hemat biaya. Padahal air ini bisa menyebabkan karat di dalam block mesin sehingga akan memperpendek umur mesin. Air mempunyai titik didih sekitar 100 derajat celcius, pada titik ini air akan menguap dan menyebabkan kekurangan cairan pada radiator. Beda dengan coolan pada suhu 100 derajat celcius tidak akan menguap.

Dalam hal pendinginan mesin, air kurang baik dalam menghantarkan panas, sehingga pendinginan akan kurang maksimal, dan usia mesin akam lebih pendek.  apapun jenis dari cairan coolant punya kecenderungan mengangkat kotoran yang ada dalam radiator, atau water jacket. Bila sebelumnya radiator di isi air biasa lalu di ganti dengan colant sebaiknya di hindari terlebih dahulu, atau dilalkukan pembersihan radiator dengan cara dibawa ke tukang service radiator.


"Berbeda dengan coolant. Coolant di 100 derajat ke atas masih bisa. Sebaiknya memang pakai coolant bukan air biasa," ujar Mukti Abdulrahman, Instruktur Teknis Wahana Makmur Sejati, main dealer Honda di Jakarta dan Tangerang.


Pada saat kondisi mendesak air bisa dipakai tapi sementara saja, dan sebaiknya harus di ganti setelah kondisi memungkinkan. Berikut tips memilih colant radiator yang baik



  1. Pilihlah air radiator yang mengandung Propylene. Air radiator yang kinerjanya optimal harus memiliki kandungan dengan konsentrat sebanyak 20 sampai 50 persen. 
  2. Pilihlah Air radiator yang mengandung glycol dalam cairannya, kandungan glycol ini berfungsi untuk meningkatkan titik didih serta bisa menurunkan titik beku di coolant.
  3. Mempunyai titik didih yang tinggi sehingga radiator mampu bekerja dengan lebih lama dan lebih baik.
  4. Membandingkan harga dan fungsi coolant sesuai dengan kemampuan anda.
  5. Pilihlah cairan coolant yang tidak menimbulkan korosi dan endapan di saluran pendinginan.
  6. Warna pada cairan tidak mempunyai pengaruh apapun, karena pada dasarnya coolant ialah air yang murni yang telah di tambah oleh kandungan glycol.

Selama anda merawat radiator dengan baik, maka seharusnya cairan coolant berbeda merk yang anda gunakan untuk radiator tidak masalah, akan tetapi kalau bisa hindari memakai air ledeng karena mengandung resiko yang sangat tinggi dan menimbulkan karat.

No comments

Powered by Blogger.