Tips Motor: Kenali Kondisi Busi Kapan Ganti...


Peran busi pada kendaraan sangat penting, sebagai proses pembakaran di ruang bakar. Bila busi mati maka mesin tidak bisa dihidupkan atau biasa disebut mogok. Kejadian itu bisa dialami pengendara sepeda motor di jalan raya kapan saja, maka harus dilakukan perawatan secara berkala agar mengenali kondisi busi sudah waktunya di ganti atau belum.

Menurut Ade Rohman, asisten manager technical training PT Daya Adicipta Motora (DAM), penyebab busi mati adalah sistem pengapian yang kurang sempurna dan busi kotor.
"Sistem pengapian atau pembakaran tidak sempurna, campuran bahan bakarnya jadi kurang ideal.

Bisa juga karena filter udaranya kotor yang menyebabkan aliran udara terhambat masuk ke ruang bakar sehingga bensin terlalu kaya. Sehingga busi sulit untuk membakar campuran tersebut. Sisa campuran yang tidak terbakar menyebabkan busi kotor atau mati", jelas Ade.

Cara mengatasi agar busi tidak mati adalah melakukan perawatan busi sepeda motor secara rutin. Hal yang paling penting adalah mengganti busi bila sudah waktunya atau sepeda motor sudah digunakan maksimal 8 ribu kilometer.

"Untuk perawatan busi supaya tidak cepat mati sebaiknya diperiksa dan dibersihkan secara berkala setiap kelipatan 4.000 kilometer untuk sepeda motor tipe matik dan cub. Sedangkan tipe sport kelipatan 6.000 kilometer. Lakukan penggantian setiap 8.000 kilometer untuk semua tipe," terangnya...

Selain mengganti dan merawat busi, bagian lain di sepeda motor yang harus dibersihkan adalah filter udara. Sebab, sekalipun busi baru dan bersih sementara filter udara kotor maka motor tetap tak bisa dinyalakan atau berpotensi mogok di jalan. Untuk filter udara ada baiknya periksa setiap 5000 km atau ganti tiap 15000 km...

No comments

Powered by Blogger.